1. wahyu :
2.angel :
3.novi :
4.dinda :
5.nisa: eneng
6.nia:butet
7.nahda:
8.ervin:pau yen
9.reza:ucok
10.ozan:
11.bayu=ki bolet
12.agung yss = mince
PERJUANGAN MENJADI SEORANG KADES
Alkisah, di sebuah kampong bernama kampong soyok tinggallah sepasang suami istri (Nia dan wahyu ) yang sangat terobsesi ingin menjadi ketua desa di kampong mereka. Segala cara pun dilakukan. Darisinilah segalanya berawal…………………………………………………………………………………………..
SCENE I
NISA : (Menaruh segelas the di atas meja disamping wahyu)
Njeh pak haji calon kades kampong soyok wahyu andhika.
Wahyu : Makasi ya dek (mengedipkan sebelah matanya)
Nia : (menjewer telinga wahyu )
Pantang liat daun muda !
Mana kedap kedip lagi.
Wahyu : Enggak kok dek, mata abang tadi kelilipan.
Nisa : Permisi Ndoro ayu
(meningggalkan tempat )
Laura : (memasuki tempat kejadian )
Papa!
Papa, katanya mau join pemilihan chief of the village kan?
Pendaftarannya udah mulai loo…….
Nia : Apa?! Yakin?
(mengguncang-guncang wahyu )
(memukul bahu wahyu)
Abang! Kau dengar itu? Daftarlah cepat bang,selak jamuran kau disitu!
Wahyu : Nantilah dek!
Gampang-gampangnhya lawanku!
Nia : Gampang pulak! Apa yang gampang?
Kau aja si paok-paok tamatan SD nya, apapulak mau ngelawan si Reza tamatan S3 sama si Novi S2.
Wahyu : Ha? S3? Setauku Cuma tamatan SMA lah.
Nia : yaudah sama aja, SD,SMP,SMA. Yang penting masi lebih tinggi pendidikan dia dari pada kau bang.
Wahyu : ialah dek,nantilah abang daftar.
SCENE II
Di Balai Desa, diperkenalkan lah 3 calon kampong soyok.
Dinda : yah, ibu-ibu/bapak-bapak.
Pada pagi hari yang berbahagia ini, saya akan memperkenalkan 3 calon kades kita yaitu ibu Novi
Novi : Terimakasih-terimakasih (melambai-lambai)
Dinda : Bapak Reza…………..
Reza : (nyengir lebar)
Dinda : Dan yang terakhir,Bapak Wahyu!
Nia & laura : Halo!!! ( melambai lambaikan tangan dan berpose )
Dinda : ya! Itulah calon-calon kades kita!
Terimakasih telah dating semuanya.
SCENE III
Nia : Bang, ayoklah kita jumpai si dukun bolet itu, tak yakin aku abang bias menang.
Wahyu : ayoklah kita datangi.
Ervin : Batu akik batu akik batu akik!
Mau kaya ada,mau laku ada,mau ganteng ada,semua ada.
Wahyu : (Mendekati Ervin) Mas,jualan batu akik ya?
Ervin : Enggak ,batu nisan pak-_-
Wahyu : kalo gitu satu mas buat istri saya HAHAHA
Nia : Apa?
Wahyu : enggak dek.
Ervin : iya pak. tertarik sama batu akiknya pak? harganya terjangkau lo.
Wahyu : Untuk pemikat hati wanita ada pak?
Nia : (menepuk bahu wahyu)
Apanya pemikat wanita?
Gak cukup lagi 2 istri samamu?
Dasar playboy tua Bangka,tua tua keladi!
Lebih baik kau cari batu akik buat jadi kades. Ada bang?
Ervin : Ada kak . ini dia (menunjukkan sebuah batu)
Harga nya 5 juta kak!
Nia : Nah, kubayarkan.
Ervin : Makasi ya kak.
Nia : Oke!!
SCENE IV
Sesampainya dirumah pak dukun bolet. Mereka pun mulai membinncangka keinginan mereka.
Wahyu : Jadi bagaimana mbah? Apa yang harus saya lakukan?
(membaca mantra sambil memejamkan mata)
(menjerit)
(melemparkan air kepada 3 orang didepannya)
Ki Bolet : Caranya gampang toh. Tapi wani piro?
Wahyu : Tenang aja itu bias diatur ki.
Ki Bolet : Baiklah,caranya anda harus melakukan serangan fajar
Laura : What? serangan fajar?
Ki Bolet : Iya,satu amplop Rp.50.000. Sanggup?
Wahyu : Sanggup ki, terimakasih ya ki (berdiri meninggalkan set)
Ki Bolet : Eittss , bayaran saya?
Wahyu : Wah, hamper saya lupa ki. Piro harga ne?
Ki Bolet : Biasanya 50.000 ,berhubung situ orang baru ya saya kasi murah Rp.50.000.000 aja.
Wahyu : Itusih mahal ki, tapi nyicil ya ki.HEHEHE
Ki Bolet : Banyak kali cakap mu,katanya gampang tapi nyicil juga toh. Btw yaa gakpapa lah.
SCENE V
Di balai desa, semua orang beramai-ramai dan berkumpul untuk menghadiri kampanye para kepala desa. Terlebih lagi, salah satu calon kades yang baru ada yang mengundang penyanyi yang sedang naik daun yaitu Nahda mengada ngada.
Dinda : Yah,hadirin sekalian .marilah kita sambut ke 3 calon kades kita.
(Ke 3 calon kades memasuki panggung sambiol melambaikan tangan.)
Dinda : kita akan dengar jawaban dari kandidat yang berdiri disini. Dan yang pertama adalah wahyu andhika. Bagaimana cara bapak dalam memerangi banyaak nyta pencurian di desa soyok ini?
Wahyu : (menjawab)
Dinda : Selanjutnya bapak reza. Bagaimana cara bapak dalam menghadapi gas melon yang tak tersalur secara merata?
Reza : (menjawab)
Dinda : Dan yang terakhir ibu novi. Apa yang dapaat ibu lakukan dalam meningkatkan mutu pendidikan di desa kita ini? Silahkan ibu novi. Tunggu, ibu novi nya mana ini?
Novi : saya disini, saya gak kemana mana.(menjawab)
Dinda : sebelum kita mengakhiri acara ini, marilah kita saksukan penampilan dari penyanyi ibu kota kita Nahda mengada ngada.
Semua : (menyanyi dan menari)
SCENE VI
Disebuah rumah kumuh yang mungkin akan rubuh itu,tampak 4 orang manusia didalamnya sedang berbicara.
Bayu : Ada apa lagi kalian kesini?
Wahyu : Gini ki, aki taukan kandidat yang namanya novi itu?
Bayu : Iya,jadi?
Wahyu : Menurut saya, dia itu lawan terbesar saya. Apalagi kan dia udah sarjana ,omongannya juga pintar semua.
Bayu : Oh,(mengumamkan mantra)
Saya tau,kamu mau saya buat dia kalah.
Nia : Iya ki, kalau perlu keluar juga dari kampong ini.
Bayu : Bisa diatur itu,bias diatur.
Wahyu : Bisa diatur gimana ki?
Bayu : Asal ada fulus semua mulus
Wahyu : Berapa aja deh ki, kita bayar.
Bayu : 50.000.000
Wahyu : Oke ki
Bayu : (membaca mantra agar novi kalah)
Bayu : sudah,sekarang tinggal usaha kalian saja.
Nia : novi gimana ki?
Bayu : dia telah saya beri sugesti agar korupsi dan ditangkap oleh KPK
Wahyu : terimakasih ya ki.
Bayu : sama sama.
Laura : what about reza?
Wahyu : ahh,mana mungkin dia bias ngalahin aku. Udah yok kita pulang.
SCENE VII
Di balai desa……………
Dinda : Yah ibu-ibu/bapak-bapak terimakasih sudah dating ke pemilihan kades ini. Namun seperti yang kita ketahui,bahwa semalam ada salah satu dari calon kades kita terganjal kasus korupsi gas melon yaitu ibu novi . sehingga beliau secara resmi didiskualifikasi dari pemilihan kades ini.
(tiba-tiba dating seorang banci ke atas panggung)
Mince : Heii!! Dasar abang penipu (memukul mukul reza)
Dinda : (kaget) ada apa ini? Anda siapa? Security!!!
Mince : Adek ini pacarnya bang reza(berbicara pada dinda) tega abang campakkan cinta adek yang hanya untuk abang ini? (menghadapreza)
SCENE VIII
Disebuah kafe, tampaklah reza dan novi yang sedang berbicara dengan berapi-api
Reza : Ini tidak bias dibiarkan!
Novi : Kok bias dia yang menang!
Reza : Padahal saya sudah habis habisan kampanye dan serangan fajar.
Novi : Balas dendam yok?!
Reza : Oke,kita bayar orang ya,biar kita suruh orang nabrakkan dia sekali.
Novi : Bagi dua ya.
Reza : Oke bias diatur.
SCENE IX
Saat sedang merayakan keberhasilan wahyu, tiba tiba seorang pengendara sepeda motor dengan helm menabrak wahyu dan menembaknya.
Wahyu : AAAAAAAAAAAAAAAAA!!!! (dan meninggal dunia)
Nia : BAAANGGG!!!!!!!!!!!!!
ABAAAANGG!!!!!!!!!
Bangun bang,bangunnnn ….
Laura : PAPA!!!!!!!!!!!!!(menangis)
SCENE X
Setelah kejadian tersebut,Nia pun menjadi gila karena ditinggal suami tercintahhh,lalu reza diangkat menjadi kepala desa kampong soyok dan menikah dengan novi. Sementara laura menikah dengan ki Bayu bolet yang telah lama memendam rasa terhadap nya.
AMANAT DARI CERITA INI ADALAH………………..
“Segala sesuatu yang dimulai dengan niat tidak baik dan dijalan kan dengan tidak baik maka hasilnya pun akan hanya membawa malapetaka bagi diri sendiri”
No comments:
Post a Comment