Saturday, August 4, 2018

GEOGRAFI :JENIS-JENIS BATUAN MALIHAN/METAMORF


Batuan Metamorf atau Batuan Malihan : batuan yang berasal dari batuan sedimen dan batuan beku yang mengalami perubahan karena panas dan tekanan

1)  Batuan Pualam atau Batu Marmer (dari batu gamping/kapur)

Hasil gambar untuk batuan pualam
Batuan Pualam
Ciri : campuran warna berbeda-beda, mempunyai pita-pita warna, kristal-kristalnya sedang sampai kasar, bila ditetesi asam akan mengeluarkan bunyi mendesah, keras dan mengkilap jika dipoles
Cara terbentuk : terbemtuk bila batu kapur mengalami perubahan suhu dan tekanan tinggi
·       Kegunaan : untuk membuat patung dan lantai/ubin
·       Asal                              : Metamorfisme batu gamping, dolostone
·       Warna                           : Bervariasi
·       Ukuran butir                 : Medium – Coarse Grained
·       Struktur                        : Non foliasi
·       Komposisi                     : Kalsit atau Dolomit
·       Derajat metamorfisme : Rendah – Tinggi
·       Ciri khas                       : Tekstur berupa butiran seperti gula, terkadang terdapat fosil, bereaksi dengan HCl.



2)   Sekis

Hasil gambar untuk batuan SEKIS
Batu Sekis
 Ciri : berwarna hitam, hijau dan ungu, mineral pada batuan ini umumnya terpisah menjadi berkas-berkas bergelombang yang diperlihatkan dengan kristal yang mengkilap dan terkadang ditemukan kristal garnet
Cara terbentuk : batuan metamorf regional yang terbentuk pada derajat metamorfosa tingkat menengah.
·       Kegunaan : sebagai sumber mika yang utama (satu komponen penting dalam pembuatan kondensator dan kapasitor dalam industri elektronika)
·       Asal                             : Metamorfisme siltstone, shale, basalt
·       Warna                          : Hitam, hijau, ungu
·       Ukuran butir                : Fine – Medium Coarse
·       Struktur                       : Foliated (Schistose)
·       Komposisi                   : Mika, grafit, hornblende
·       Derajat metamorfisme : Intermediate – Tinggi
·       Ciri khas                      : Foliasi yang kadang bergelombang, terkadang terdapat kristal garnet



3)  Gneiss (ganes)

Hasil gambar untuk BATU GNEISS
Batu Gneiss (ganes)
Ciri : berwarna putih kebau-abuan, terdapat goresan-goresan yang tersusun dari minera-mineral, mempunyai bentuk bentuk penjajaran yang tipis dan terlipat pada lapisan-lapisan, dan terbentuk urat-urat yang tebal yang terdiri dari butiran-butiran mineral di dalam batuan tersebut
Cara terbentuk : terbentuk pada saat batuan sedimen atau batuan beku yang terpendam pada tempat yang dalam mengalami tekanan dan temperatur yang tinggi.
·       Kegunaan : dijadikan sbg kerajinan
·       Asal                                   : Metamorfisme regional siltstone, shale, granit
·       Warna                                 : Abu-abu
·       Ukuran butir                       : Medium – Coarse grained
·       Struktur                              : Foliated (Gneissic)
·       Komposisi                           : Kuarsa, feldspar, amphibole, mika
·       Derajat metamorfisme       : Tinggi
·       Ciri khas                             : Kuarsa dan feldspar nampak berselang-seling dengan lapisan tipis kaya amphibole dan mika.



4)BATUAN SABAK
 Hasil gambar untuk BATU SABAK
 BATU SABAK
 Ciri : abu-abu kehijau-hijauan dan hitam, dapat dibelah-belah menjadi lempeng-lempeng tipis
Cara terbentuk : terbentuk bila batu serpih kena suhu dan tekanan tinggi
·       Kegunaan : dijadikan sbg kerajinan, sbg batu tulis, sbg bahan bangunan, dan untuk membuat atap rumah (semacam genting)
·        

5)  Kuarsit
   
Hasil gambar untuk batu kuarsit
Kuarsit

·       Ciri : berwarna Abu-abu, kekuningan, cokelat, merah, sering berlapis-lapis dan dapat mengandung fosil, lebih keras dibanding gelas dan terdapat butiran sedang

·       Cara terbentuk : metamorfose dari batuan pasir, jika strukturnya tak mengalami perubahan dan masih menunjukan struktur aslinya. Kuarsit terbentuk akibat panas yang tinggi sehingga menyebabkan rekristalisasi kwarsa dan felsdpar.

Kegunaan : dijadikan sbg kerajinan, konstruksi jalan dan perbaikan



6)  Milonit
Hasil gambar untuk batu MILONIT
Milonit
·       Ciri :  butir-butir batuan ini lebih halus dan dapat dibelah, dan abu-abu, kehitaman, coklat, biru

·       Cara terbentuk : Terbentuk oleh rekristalisasi dinamis mineral-mineral pokok yang mengakibatkan pengurangan ukuran butir-butir batuan

·       Kegunaan : dijadikan sbg kerajinan
·       Asal                             : Metamorfisme dinamik
·       Warna                          : Abu-abu, kehitaman, coklat, biru
·       Ukuran butir                : Fine grained
·       Struktur                       : Non foliasi
·       Komposisi                   : Kemungkinan berbeda untuk setiap batuan
·       Derajat metamorfisme : Tinggi
·       Ciri khas                      : Dapat dibelah-belah


No comments:

Post a Comment